Batam – Direktur Utama PT Bhakti Tidar Nusantara, Dwifung Wirajaya Saputra, menerima kunjungan Ketua Tim Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, dr. Arnina Emmilia Monica, di kantor PT Bhakti Tidar Nusantara, pada hari Jumat, 9 Januari 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan perusahaan. Dalam pertemuan tersebut, dr. Arnina Emmilia Monica menyampaikan penawaran program pemeriksaan urine 7 parameter bagi personel Satuan Pengamanan (Satpam) Bhatara sebagai langkah preventif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Dalam paparannya, dr. Arnina menegaskan bahwa keterlibatan pihak perusahaan, khususnya unsur pengamanan, memiliki peran strategis dalam mendukung upaya P4GN. Menurutnya, pemeriksaan urine secara berkala tidak hanya berfungsi sebagai upaya deteksi dini, tetapi juga sebagai sarana pembinaan disiplin, menjaga kesehatan personel, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan bebas dari narkoba.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bhakti Tidar Nusantara, Dwifung Wirajaya Saputra, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan apresiasi atas perhatian BNNP Kepri terhadap aspek pencegahan di lingkungan kerja. Ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menjalin kerja sama berkelanjutan dalam rangka mendukung implementasi program P4GN.
“Kami memandang program ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, profesional, dan berintegritas. Sinergi dengan BNNP Kepri menjadi langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, PT Bhakti Tidar Nusantara juga selalu memastikan seluruh karyawan yang ditempatkan di seluruh unit kerja layanannya telah bebas dari narkoba dengan melaksanakan drug test pada saat Medical Check Up (MCU). Pemeriksaan ini dilakukan secara rutin dan berkala, sesuai dengan aturan serta ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.



